Angin 24 Januari
Pejamkan matamu
perlahan
dan rasakan angin
ini
Rasakanlah saat ia
menerpa wajahmu dengan lembut
Rasakan saat ia
membelai rambutmu dengan mesra
Dan rasakan saat ia
berbisik tepat di telingamu
Bukankah kau masih
ingat?
Angin ini lah yang
memberimu kesejukan
Angin ini yang
memberimu ketenangan
Angin ini yang
mengajakmu terbang
Angin ini yang
menemanimu di setiap rindu
Angin ini yang
sempat menjadi milikmu
Tapi kau meminta
warna pelangi
Kau meminta
kehangatan matahari
Kau meminta keteduhan
awan
Kau meminta sinar
bulan
Bahkan kau meminta
Bimasakti
Kini angin pun
berlari
dan memintamu untuk
berlari
Bukan untuk
menangkap angin
Tapi berlari untuk
mengejar mataharimu
Kejarlah pelangimu
Kejarlah awanmu
Kejarlah bulanmu
Dan kejarlah Bimasakti
mu
Tapi ingatlah…
Kenanglah…
Karena angin takkan
menyapamu lagi di 24 Januari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar