23 Januari 2013

Angin 24 Januari

for someone who had left me alone with those memories





Angin 24 Januari


Pejamkan matamu perlahan
dan rasakan angin ini

Rasakanlah saat ia menerpa wajahmu dengan lembut
Rasakan saat ia membelai rambutmu dengan mesra
Dan rasakan saat ia berbisik tepat di telingamu

Bukankah kau masih ingat?
Angin ini lah yang memberimu kesejukan
Angin ini yang memberimu ketenangan
Angin ini yang mengajakmu terbang
Angin ini yang menemanimu di setiap rindu
Angin ini yang sempat menjadi milikmu

Tapi kau meminta warna pelangi
Kau meminta kehangatan matahari
Kau meminta keteduhan awan
Kau meminta sinar bulan
Bahkan kau meminta Bimasakti

Kini angin pun berlari
dan memintamu untuk berlari
Bukan untuk menangkap angin
Tapi berlari untuk mengejar mataharimu
Kejarlah pelangimu
Kejarlah awanmu
Kejarlah bulanmu
Dan kejarlah Bimasakti mu

Tapi ingatlah…
Kenanglah…
Karena angin takkan menyapamu lagi di 24 Januari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar