Nggak
kerasa…. Beberapa hari lagi, angka 2013 di kalender rumah gue akan berganti
jadi angka 2014. Bulan Desember akan berganti dengan bulan Januari. Tanggal 31
akan berganti menjadi tanggal 1. Dan malam kelam akan berubah menjadi pagi yang
ceria. Yang berarti, beberapa hari lagi kita akan membuka lembaran baru dalam
buku kehidupan. Dimana semua harapan baru akan tertanam, serta usaha dan doa
akan lebih banyak di setiap harinya.
Agak
sedih sih, gue harus meninggalkan tahun 2013 ini. Karena di tahun ini banyak
banget hal-hal dan kejadian-kejadian yang patut gue syukuri karena itu membuat
gue sedikit lebih dewasa. Ya, walaupun sedikit, seenggaknya sudah membuat gue
menjadi yang lebih baik. Memang sih untuk menjadi dewasa dalam mental itu tidak
mudah. Kadang lo harus melewati ‘ujian-ujian’ terlebih dahulu, yaitu
masalah-masalah dalam kehidupan lo yang kadang bikin lo stress banget buat
mikirinnya.
“Bingung adalah tanda kedewasaan”
Seperti
kata guru Ekonomi gue yang juga ngerangkup guru TIK gue sekarang, Pak Tri
Wahono (Pak Tewe) mengatakan, “Bingung adalah tanda kedewasaan”. Yap, semakin
lo bingung dengan sebuah masalah, lo akan terus berpikir dan juga terus mencari
tahu. Sampai lo bisa nemuin solusi yang tepat buat menyelesaikan masalah lo.
Dan terus begitu, hingga lo bener-bener tau, apa yang harusnya dilakukan dan
apa yang tidak. Jadi, secara otomatis sikap berhati-hati dalam menentukan
pilihan dan bertanggung jawab atas yang lo lakukan tertanam di diri lo yang
juga berarti, lo mulai dewasa :)
Pelajaran dari Teman-teman Gue
Nggak
cuma dari guru gue aja, tapi juga ada hal-hal ataupun sifat dari temen-temen
deket gue yang membuat gue intropeksi diri lebih jauh. Bukankah itu yang
dinamakan teman? Orang-orang terdekat yang bisa membuat diri kita jauh lebih
baik, bukan yang menjerumuskan kita ke dalam hal yang sesat.
Eka
Damayanti
Pertama,
temen gue yang paliiiinnngggg sabar dengerin curhat gue yaitu Eka. Nggak ngerti
lagi, Eka itu orangnya baikk banget :’) walaupun sekarang kita udah beda
sekolah tapi kita tetep sharing satu sama lain. Entah itu kejadian di sekolah
sehari-hari, curhat yaa tentang biasalah teen’s life, tentang rencana ke masa
depan, atau malah membicarakan suatu hal yang sama-sama kita bingungin. Dari
Eka, gue jadi tau gimana caranya jadi seorang teman yang baik. Iya, saling ada
satu sama lain dan saling mendukung itu perlu banget lho! Saling ada juga bukan
berarti setiap detik lo harus muncul di depan mukanya atau ganggu dia lewat
socmed apapun itu. Tapi seenggaknya, lo akan ada dan pasti ada disaat teman lo
itu membutuhkannya. Dari Eka pun, gue belajar untuk tidak terlalu larut dalam
sebuah kesedihan. Cause life must go on! Waktu terus berputar dan hidup terus
berjalan. Waktu nggak akan nungguin lo nangis-nangis dulu sampe lo tenang. Tapi
lo yang harus bangkit terlebih dahulu sebelum waktu yang memakan diri lo.
Yaa,
walaupun gue sama Eka beda umur 10 bulan, tapi kita belajar dewasa bersama :)
Terima kasih banyak Ekaaaa!!!!
Amalia
Pradipta
Nih
dia, salah satu temen yang ngajarin gue kalau jadi cewek harus strong. Jangan
mau dikalahin mantan dan masa lalu. Kita itu harus move on! Dan Amel lah yang
ahli tentang beginian. Dari setelah sekian lama gue memerhatikan Amel, gue juga
jadi ngerti bahwa jadi cewek itu harus berani berpendapat. Jangan mau ditindas
begitu saja dengan keadaan! Dan dari Amel, gue jadi lebih semangat lagi dan
memiliki jiwa bersaing yang kuat. Yaa, lo nggak mau kan jadi korban arus dari
keadaan?
M. Ikhsan
Fadlillah
Ican
ini juga salah satu temen gue yang paliiiiingggg baiikk. Mungkin karena namanya
juga :/ tapi serius Ican ini baiikk banget. Dia itu enak banget buat diajak
curhat, dan walaupun kadang nanggepinnya ga serius tapi setiap sarannya itu ada
benernya juga lho! Dari Ican, gue jadi berusaha untuk bersikap lebih baik lagi
ke orang lain tapi tetep asik buat diajak becanda. Selain itu, kita juga harus
berhati-hati agar kebaikan kita nggak disalahgunakan oleh orang lain. Oh iya,
Ican juga bikin gue untuk ga terlalu lebay dalam menghadapi sesuatu dan yang
jelas juga jangan jadi jomblo yang mengenaskan terus-menerus. Haha!!
Nimas
Anindyonari
Sebenernya,
manusia yang satu ini adalah manusia paling repot sedunia. Mungkin sih kalo
kalian tau, kalian akan menganggapnya biasa aja. Tapi tunggu sampai dia berada
di posisi paniknya. Maka berguncanglah dunia seketika. Hehe-_- Tapi ada yang
unik dari Nimas. Dia itu bisa menjadi seseorang yang serius lalu bisa menjadi
orang yang sangat konyol. Dia itu bisa menjadi sosok seseorang yang berpikiran
dewasa tapi juga bisa menjadi keanak-anakan dengan kecerobohannya. Nimas yang
secara nggak langsung ngajarin gue untuk lebih berpikir dewasa dalam menyelesaikan
masalah, tapi dia juga ngajarin gue untuk lebih easy-going terhadap kehidupan.
Nggak selamanya kan semua yang ada di dunia ini dibawa serius?
Dwi Wahyuni
Ada
beberapa hal yang gue saluti dari diri Dwi. Sifat kepemimpinannya dan rasa
tanggung jawabnya. Yap, Dwi adalah seseorang yang tegas dan bertanggung jawab.
Makanya dia itu enak banget buat diajak kerja sama. Selain itu, dia pendengar
yang baik dan juga sering memerhatikan orang lain. Dia bilang sih, enak buat
tau kepribadian orang lain itu kayak apa. Bener juga sih…..
Atikah
Cyntia
Atikah
adalah orang yang ga pernah absen senyum dan selalu nyapa orang-orang. Iya,
Atikah ramah banget jadi orang. Karena Atikah, gue jadi sadar kalo hidup itu
jangan dibawa bete. Dibawa senyum ajalah, hitung-hitung sekalian ibadah kan :)
selain itu, Atikah juga memacu gue buat nggak males-malesan lagi dalam soal
pelajaran. Yaa~ gue harus lebih rajin belajar dan menyelesaikan tugas tepat
waktu mungkin…..
Martin Dwi
K.
Yaa, walaupun temen gue yang satu ini abstrak banget
buat dijelasin. Ternyata ada pemikiran dalam dirinya yang kalo gue juga pikirin
itu bener juga. Hidup itu cuma sekali dan kesempatan nggak dateng 2 kali, yaa
kalo dateng juga itu lama banget. Jadi apa salahnya kita mencoba akrab dan
terbuka ke orang-orang di sekitar kita. Selain itu, apa salahnya juga kalo kita
care ke mereka? Dengan begitu, bukannya kita bisa memberi tahu mereka jika
mereka salah dan juga menghibur mereka ketika mereka nge-down?
Be a Better Person
Emang
sih, mungkin gue nggak bakal bisa ngikutin temen-temen gue dengan persis karena
mereka bukanlah diri gue. Tapi apa salahnya kalau gue mengambil sisi positif
dari mereka dan menjadikannya bahan intropeksi diri gue. I wanna be a better
person. Itulah yang selalu ada dalam resolusi gue di setiap tahunnya. Bukan
tahun lagi malahan, setiap hari. Yaa, gue mau menjadi yang lebih baik di setiap
harinya walaupun nggak mungkin buat gue sebagai manusia menyentuh kata
sempurna.
Bersyukur
Yaa….
Untuk kesekian kalinya gue bilang “yaa”. Di tahun 2013 ini, gue banyak belajar.
Belajar tentang menghadapi kehidupan yang semakin lama semakin susah-susah aja
masalahnya. Tapi ternyata, ada satu hal kecil yang masih sering kita lupakan.
Bersyukur. Bersyukur atas nikmat hidup yang telah diberi kepada kita sesusah
apapun itu. Bersyukur kita masih diberi waktu bisa bersama dengan orang-orang
yang kita sayang. Bersyukur kita masih diberi waktu untuk memperbaiki kesalahan
kita. Yaa, gue bersyukur sudah melewati tahun 2013 yang sudah membuat gue
semakin dewasa :)
Hidup akan terasa lebih indah ketika
kita mulai mensyukurinya :)
Btw, isi postingan gue
kali ini random banget yaa? Ya, gapapa lah~ untuk sekadar sharing aja. Kita
ambil yang baik dan buang yang buruk. TERIMA KASIH yang sudah mau meluangkan
waktunya untuk membaca dan menengok-nengok blog guee :)
SEE YOU IN 2014!!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar